Search This Blog

October 26, 2008

Syukur dan Keluh Kesah

Hari ini ada kejadian menarik.  Begitu buka YM ada teman lama yang sedang on line, dan Saya langsung tergelitik dengan statusnya, 'saatnya bersyukur...'  Saya tanya kenapa pakai status seperti itu, jawabanya, "Lho emang seharunya kan?" Lalu terjadilah pembicaraan yang lumayan asik.

Ternyata teman Saya yang sedang melanjutkan S3 di Berlin ini merasa bahwa begitu banyak nikmat yang diberikan oleh Allah kepada dia, tapi dia malah masih saja sering mengeluh.  Padahal dia itu sudah menyelesaikan S-2 di Belanda, bahkan fotonya dia terpampang di Kompas, dan Saya sempat baca itu.  Kemudian dia pulang ke Indonesia, tak berapa lama dia kembali mendapat bea siswa untuk kembali menjadi student S-3 di Berlin.  Sungguh, jika Saya yang melihat, betapa sayang Allah kepada dia dan betapa banyak nya nikmat yang telah dia terima.  Dan dia menyadari hal itu, makanya dia menulis status, "...syukur..."

Saya jadi ingat ayat di Al Quran mengenai sifat dasar manusia.

19. Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

20. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,

21. dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir,

22. kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat,

23. yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya,

24. dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu,

25. bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta),

26. dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan,

27. dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya.

28. Karena sesungguhnya azab Tuhan mereka tidak dapat orang merasa aman (dari kedatangannya).

29. Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,

30. kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.

31. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

32. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

33. Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya.

34. Dan orang-orang yang memelihara shalatnya.

Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung, yang akan mendapat nikmat dan dapat menikmati surga yang telah dipersiapkan bagi orang-orang yang pandai bersyukur atas nikamat Allah. Amiiin.

Karena jikalau kita tidak bersyukur pun, hal itu tidak mengurangi keperkasaan Allah,

QS Ibrahim : 8. Dan Musa berkata: "Jika kamu dan orang-orang yang ada di muka bumi semuanya mengingkari (nikmat Allah) maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji."

QS Ar Rahman (QS 55) : 1-36

1.

(Tuhan) Yang Maha Pemurah,

2.

Yang telah mengajarkan Al Qur'an.

3.

Dia menciptakan manusia,

4.

Mengajarnya pandai berbicara.

5.

Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.

6.

Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya.

7.

Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).

8.

Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.

9.

Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.

10.

Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk (Nya).

11.

Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.

12.

Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.

13.

Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

14.

Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,

15.

dan Dia menciptakan jin dari nyala api.

16.

Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

17.

Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya .

18.

Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

19.

Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,

20.

antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing .

21.

Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

22.

Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.

23.

Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

24.

Dan kepunyaan-Nyalah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.

25.

Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

26.

Semua yang ada di bumi itu akan binasa.

27.

Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.

28.

Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

29.

Semua yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan .

30.

Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

31.

Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.

32.

Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

33.

Hai jama'ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.

34.

Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

35.

Kepada kamu (jin dan manusia), dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (daripadanya).

36.

Maka ni'mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

 

Ya! Lalu nikmat yang mana lagi yang mau kita dustakan?

No comments:

Post a Comment