Search This Blog

Showing posts with label mati. Show all posts
Showing posts with label mati. Show all posts

August 28, 2012

Pergaulan Antar Muslim, Hukum Membunuh sesama Muslim

 

4.4.2.8 Melindungi Harga Diri

Kedelapan: Kita semua telah memaklumi, bagaimana Islam dengan melalui ajaran-ajarannya telah melindungi kehormatan dan harga diri manusia, bahkan sampai kepada bentuk mensucikannya.

Pada satu hari Ibnu Mas'ud pernah melihat Ka'bah, kemudian dia mengatakan: "Betapa agungnya engkau dan betapa pula agungnya kehormatanmu. Tetapi orang mu'min lebih agung kehormatannya daripada engkau." (Riwayat Tarmizi)

Dalam haji wada', Rasulullah s.a.w, pernah berkhutbah di hadapan khalayak kaum muslimin, di antara isi khutbahnya itu berbunyi sebagai berikut:

"Sesungguhnya harta benda kamu, kehormatanmu, darah kamu haram atas kamu (dilindungi), sebagaimana haramnya harimu ini di bulanmu ini dan di negerimu ini." (Riwayat Tarmizi)

Islam melindungi kehormatan pribadi dari suatu omongan yang tidak disukainya untuk disebut-sebut dalam ghibah, padahal omongan itu cukup benar. Maka bagaimana lagi kalau omongan itu justru dibuat-buat dan tidak berpangkal? Jelas merupakan dosa besar. Seperti dituturkan dalam hadis Nabi:

"Barangsiapa membicarakan seseorang dengan sesuatu yang tidak ada padanya karena hendak mencela dia, maka Allah akan tahan dia di neraka jahanam, sehingga dia datang untuk membebaskan apa yang dia omongkan itu." (Riwayat Thabarani)

Aisyah juga pernah meriwayatkan:

"Sesungguhnya Rasulullah s.a.w. pernah bertanya kepada para sahabatnya: Tahukah kamu riba apakah yang teramat berat di sisi Allah? Mereka menjawab: Allah dan RasulNya yang maha tahu. Kemudian bersabdalah Rasulullah: Sesungguhnya riba yang teramat berat di sisi Allah, ialah: menghalalkan kehormatan pribadi seorang muslim."

Kemudian Rasulullah s.a.w. membacakan ayat:

"Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mu'min laki-laki dan perempuan dengan sesuatu yang pada hakikatnya mereka tidak berbuat, maka sungguh mereka telah memikul dusta dan dosa yang terang-terangan." (al-Ahzab: 58)33

Bentuk penodaan kehormatan yang paling berat ialah menuduh orang-orang mu'min perempuan yang terpelihara, melakukan suatu kemesuman. Karena tuduhan tersebut akan membawa bahaya yang besar kalau mereka mendengarnya dan didengar pula oleh keluarga-keluarganya, serta akan berbahaya untuk masa depan mereka. Lebih-lebih kalau hal itu didengar oleh orang-orang yang suka menyebar luaskan kejahatan di tengah-tengah masyarakat Islam.

Justru itu Rasulullah menganggapnya sebagai salah satu daripada dosa-dosa besar yang akan meruntuhkan. Dan al-Quran pun mengancamnya dengan hukuman yang amat berat.

Firman Allah:

"Sesungguhnya orang-orang yang menuduh perempuan-perempuan yang bersih jujur dan beriman, mereka itu dilaknat di dunia dan di akhirat, dan bagi mereka siksaan yang besar, yaitu pada hari di mana lidah, tangan dan kaki mereka akan menyaksikan atas mereka tentang apa-apa yang pernah mereka lakukan. Pada hari itu Allah akan menyempurnakan balasan mereka dengan benar, dan mereka tahu sesungguhnya Allah, Dialah yang benar yang nyata." (an-Nur: 23-25)

Dan firmanNya pula:

"Sesungguhnya orang-orang yang senang untuk tersiarnya kejelekan di kalangan orang-orang mu'min, kelak akan mendapat siksaan yang pedih di dunia dan akhirat, dan Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." (an-Nur: 19)
4.4.2.9 Kehormatan Darah

Kesembilan: Islam membersihkan kehidupan ummat manusia dan melindungi kehormatan setiap orang serta menetapkan, bahwa menodainya berarti suatu dosa besar di hadapan Allah, sesudah dosa kufur.

Al-Quran mengatakan sebagai berikut:

"Bahwasanya, barangsiapa membunuh suatu jiwa, padahal dia tidak membunuh jiwa atau tidak membuat kerusuhan di permukaan bumi, maka seolah-olah dia telah membunuh manusia seluruhnya." (al-Maidah: 32)

Hal ini disebabkan jenis manusia itu seluruhnya pada dasarnya satu usrah (satu keluarga). Jadi kalau ada permusuhan oleh seseorang kepada orang lain, sama halnya dengan memusuhi jenis manusia itu sendiri.

Lebih hebat lagi haramnya, apabila pihak yang terbunuh justru orang Islam. Firman Allah:

"Barangsiapa membunuh seorang mu'min dengan sengaja, maka balasannya neraka jahanam dengan kekal abadi di dalamnya, dan Allah akan murka dan melaknatnya serta mempersiapkan untuknya siksaan yang besar." (an-Nisa': 93)

Dan Rasulullah s.a.w. juga bersabda:

"Sungguh lenyapnya dunia akan lebih mudah bagi Allah ada (hilangnya dosa) seseorang yang membunuh orang Islam." (Riwayat Muslim, Nasa'i dan Tarmizi)

Dan sabdanya juga:

"Senantiasa seorang mu'min dalam kelapangan dari agamanya selama dia tidak mengenai darah haram." (Riwayat Bukhari)

Dan ia bersabda pula:

"Setiap dosa ada harapan Allah akan mengampuninya, kecuali seorang laki-laki yang mati dalam keadaan syirik atau seorang laki-laki membunuh seorang mu'min dengan sengaja." (Riwayat Abu Daud, Ibnu Hibban dan Hakim)

Terhadap ayat dan hadis-hadis tersebut, Ibnu Abbas berpendapat, bahwa taubatnya seorang pembunuh tidak bakal diterima. Jadi seolah-olah dia berpendapat, bahwa di antara syarat taubat tidak akan diterima kecuali dengan mengembalikan hak-hak tersebut kepada keluarga terbunuh atau minta kerelaannya. Sekarang bagaimana mungkin dia dapat mengembalikan hak orang yang terbunuh itu kepadanya atau minta direlakannya?

Yang lain berpendapat: bahwa taubat yang ikhlas itu dapat diterima dan menghapuskan syirik, apalagi dosa di bawah syirik?

Firman Allah:

"Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan lain bersama Allah, dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali karena hak dan tidak berzina. Barangsiapa berbuat demikian, maka dia akan menjumpai dosanya yang dilipat-gandakan baginya siksaan kelak di hari kiamat dan akan kekal dalam siksaan itu dengan keadaan hina, kecuali orang yang taubat dan beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan diganti oleh Allah kejelekan-kejelekannya dengan kebaikan-kebaikan, dan adalah Allah Maha Pengam pun lagi Maha Belas-kasih." (al-Furqan: 68-70)
4.4.2.9.1 Pembunuh dan yang Terbunuh, Kedua-duanya di Neraka

Rasulullah s.a.w. menilai, bahwa membunuh seorang muslim sebagai satu bagian daripada kufur dan salah satu perbuatan jahiliah yang suka melancarkan peperangan dan mengalirkan darah kendati hanya karena seekor unta atau kuda. Maka kata Rasulullah s.a.w.:

"Memaki seorang muslim adalah fasik, dan memeranginya adalah kufur." (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Dan sabdanya pula:

"Jangan kamu kembali kafir sesudah aku meninggal, yaitu sebagian kamu memukul leher sebagiannya." (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Dan pernah juga ia bersabda:

"Apabila ada dua orang Islam, salah satunya membawa senjata untuk membunuh saudaranya, maka kedua-duanya berada di tepi jahanam; dan apabila salah satunya membunuh kawannya, maka kedua-duanya masuk jahanam. Kemudian Rasulullah s.a.w. ditanya: Ya Rasulullahl Ini yang membunuh memang mungkin, tetapi mengapa yang terbunuh sampai begitu? Jawab Nabi: Karena dia bermaksud akan membunuh saudaranya juga." (Riwayat Bukhari)

Oleh karena itulah Rasulullah s.a.w. melarang setiap perbuatan yang dapat membawa kepada pembunuhan atau peperangan, kendati hanya sekedar berisyarat dengan senjata. Sepertisabdanya:

"Janganlah salah seorang di antara kamu berisyarat kepada saudaranya dengan pedang, sebab dia tidak tahu barangkali syaitan akan melepaskan dari tangannya, maka dia akan jatuh ke jurang neraka." (Riwayat Bukhari)

Dan sabdanya pula:

"Barangsiapa mengisyaratkan besi kepada kawannya, maka Malaikat akan melaknatnya sehingga ia berhenti, sekalipun dia itu saudara sekandung." (Riwayat Muslim)

Bahkan ia bersabda:

"Tidak halal seorang muslim menakut-nakuti orang lain." (Riwayat Abu Daud dan Thabarani dan rawi-rawinya kepercayaan)

Dosa ini tidak terbatas kepada si pembunuhnya saja, bahkan semua orang yang terlibat dalam pembunuhan itu, baik dengan perkataan ataupun perbuatan akan mendapat murka dari Allah sebesar dosa keterlibatannya itu. Sampai pun orang yang menyaksikan pembunuhan itu akan mendapat bagian dosa juga. Seperti disebutkan dalam hadis Nabi yang mengatakan:

"Jangan sampai salah seorang dari antara kamu berdiri di suatu tempat yang dilakukan pembunuhan terhadap seseorang dengan penganiayaan. Sebab laknat akan turun kepada orang yang menyaksikan sedangkan dia tidak mau membelanya." (Riwayat Thabarani dan Baihaqi dengan sanad hasan)
4.4.2.9.2 Dilindunginya Darah Kafir 'Ahdi dan Dzimmi

Nas-nas yang berkenaan dengan larangan membunuh dan peperangan ditujukan untuk ummat Islam, karana nas-nas itu datang sebagai suatu ketetapan dan bimbingan untuk kaum muslimin dalam masyarakat Islam.

Tetapi ini tidak berarti, bahwa selain orang Islam darahnya halal. Sebab pada dasarnya jiwa manusia dilindungi Allah dan dijaganya dengan hukum kemanusiaannya itu sendiri, selama mereka itu bukan kafir harbi (kafir yang memerangi Islam), karena kafir harbi darahnya halal.

Adapun kafir 'ahdi atau kafir dzimmi (kafir yang berada di bawah naungan pemerintah Islam), darahnya tetap dilindungi, tidak seorang muslim pun diperkenankan memusuhinya.

Untuk itu Rasulullah s.a.w. pernah bersabda:

"Barangsiapa membunuh seorang kafir ahdi, maka dia tidak akan mencium bau sorga, sedang bau sorga itu tercium sejauh perjalanan 40 tahun." (Riwayat Bukhari dan lain-lain)

Dan dalam satu riwavat dikatakan:

"Barangsiapa membunuh seorang laki-laki dari ahli dzimmah, maka dia tidak akan mencium bau sorga." (Riwayat Nasa'i)

(sebelum, sesudah)


Halal dan Haram dalam Islam
Oleh Syekh Muhammad Yusuf Qardhawi
Alih bahasa: H. Mu'ammal Hamidy
Penerbit: PT. Bina Ilmu, 1993

Sumber : http://media.isnet.org/islam/Qardhawi/Halal/40428.html

January 4, 2009

Putra John Travolta meninggal dunia

jett Putra aktor John Travolta, Jett Travolta (16), meninggal Jumat pagi waktu setempat (2 Januari 2009) setelah mengalami serangan jantung dan terbentur kepalanya di bak mandi saat berlibur bersama keluarganya di Bahama. Demikian diungkapkan pengacara Travolta kepada CNN.
"Saat ini, kita tahu bahwa anak John Travolta dan Kelly Preston, Jett mengalami serangan jantung sekitar pukul 10 pagi ini," ungkap Michael Ossi, pengacara Travolta. "Seluruh upaya untuk membuatnya hidup sudah tidak memberi hasil."
Menurut keterangan penjaga rumah, Jett ditemukan tak sadarkan diri di sebuah kamar mandi pada Jumat pagi. Dia langsung dibawa ambulans ke RS Freeport hingga akhirnya meninggal di tempat ini.

Ya! Itulah kematian. Tidak ada sesuatu yang pasti terjadi di dunia ini, kecuali mati.

QS Luqman (QS 31 ) ayat 34 

"Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok.  Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."

Saya jadi ingat, John Travolta, seorang aktor hollywood terkenal.  Kaya.  Bahkan memiliki pesawar pribadi untuk mengantarnya kemana pun dia pergi.  Terkenal ke seluruh antero dunia.  Saya yakin, berapapun biaya yang bisa membuat anaknya hidup kembali, mungkin akan dikeluarkan oleh John, dan dia lebih dari pada MAMPU untuk itu!

Tapi takdir berkata lain.  Tak perduli berapapun kayanya, se terkenal apapun dia, saat kematian datang menjemput, tidak akan ada yang bisa lari dari kematian.  Ya Allah Yang Maha Kuasa mengambil semua nyawa yang Dia mau saat itu. Kun Fa yakun! Terjadilah! Maka terjadilah!

Ini membuat Saya merenung, jika waktu kematian itu datang menjemput, sudah siap kah Saya? Ternyata jawabnya : TIDAK. Lalu kapan?

QS Al Anqabut (QS 29) ayat 57

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.

Sedang dalam menghadapi masa depan anak-anak yang masih 20 tahun lagi, sudah saya persiapkan mereka sejak sekarang. Memberikan pendidikan yang baik, bersekolah di tempat yang baik agar kelak mereka mampu bersaing dengan segala manusia di penjuru dunia.

Tapi apa yang Saya persiapkan untuk menghadapi sebuah kata, yang sudah pasti akan datang, MATI? Belum cukup! Dan mungkin tidak akan pernah cukup, sampai waktunya tiba.  Hanya doa yang dapat dipanjatkan kepada Sang Pemilik Dunia ini, Ya Allah mati kan hambamu ini dalam Islam. Amiiin.

August 24, 2008

Khusnul Khotimah

ERNA LIBBY

ernaSelaku mantan model Erna Libby biasa berpose seksi. Pakai bikini satu hal biasa kala itu. Dulu bolehlah begitu. Tapi sekarang tidak. Sejak 2006 Erna berpenampilan lebih kalem dan sahaja dengan busana jilbabnya. Pun begitu, dengan latar belakang masa lalu seperti disebut tadi, terkadang memancing orang iseng.

Pernah berselisih pendapat dengan artis Yuyun Sukowati, dan disiarkan oleh beberapa infotainment April 2004.

Tapi taubatan nasuha yang telah dilakukan oleh seorang manusia, hamba Allah, Erna Libby, telah memberikan kebahagian untuk dirinya sendiri. Sesaat setelah menunaikan shalat Dzuhur, Erna menghadap sang Khalik! Allahu Akbar....

GITO ROLLIES

gito_d3Sejak tahun 2005, Gito memang diketahui menderita penyakit kanker kelenjar getah bening. Namun perjuangannya untuk bertahan hidup tak perlu diragukan lagi. Kesehatan Gito pun mulai membaik ia juga sempat merilis sebuah album Ramadhan tahun 2007 dan berkolaborasi dengan GIGI.   Rabu (27/2). Gito diketahui berpulang sekitar pukul 18.45 WIB.

Pria yang selama 23 tahun akrab dengan narkoba itu belakangan sibuk menjadi dai. Kehidupannya telah berubah 180 derajat, namun ternyata penyakit yang menggerogoti tubuhnya yang berusia 60 tahun itu tak sanggup membuatnya terus bertahan.

 

TAUFIK SAVALAS

taufiksav3cov Bagi Saya, kematian Taufik Savalas adalah yang paling fenomenal.  Meninggal dunia dengan ditangisi jutaan orang, yang diingat hanyalah kebaikannya saja. Benarlah firman Allah, "Jika Allah mencintai hambaNya, maka dia akan membuat seluruh dunia juga mencintainya"

12 Juli 2007, Taufik Savalas meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi di KM 13 Desa Klendetan Bagelan, Purworejo, Jawa Tengah. Kendaraan yang ditumpangi Taufik menabrak Truk Fuso.

Betapa ceritanya mengenai perjuangan beliau untuk memberikan kehidupan kepada anak istrinya menjadi membuat kita ternganga. Perjuangan dari seorang kondektur metromini, tidur di masjid di jembatan lima... Ya Allah, semoga segala amal ibadah beliau dapat diterima disisimu dan semoga beliau mendapatkan tempat yang baik di sisi Allah..amiiin.

TAFAKUR

Saya melihat dari jejak kaki kehidupan yang ditinggalkan oleh anak manusia di atas dunia ini, bahwa betapa Allah sangat mencintai hambanya yang bertobat!  Tidak peduli berapa banyak dosa yang sudah dibuat, tapi Allah menerima kembalinya seorang hambat ke pangkuannya dengan memberikan ampunan yang teramat luas.

“Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(Qs. An-Nisaa’:110)

Lalu, kemana kita akan membawa hidup kita sendiri? Pada kematian yang dialami oleh saudara kita seiman, kita sudah melihat banyak contoh yang meninggalkan dunia ini dengan nama yang bagus. Tinta emas! Semoga Allah menuntun kita semua untuk menjadi Khusnul Khotimah.Amiiin.

May 15, 2008

Yang Datang dan Pergi

13 May 2008 9:05 am Rawamangun, Jakarta Timur

Ponselku berbunyi dan ternyata temanku telepon. Tumben. "Hai... adik gue meninggal nih! Kemaren pagi, sekarang di rumah lagi ramai lho..." Aku tertegun, tidak tahu mau mengucapkan apa.  Duka? Tapi kenapa nada suara diseberang sana tidak berduka? Mungkin dia sedang berusaha menyembunyikan kesedihannya sekuat tenaga. "Iya, akhirnya adik gue nyerah juga, penyakitnya menang, udah lega lah sekarang..."

 

13 May 2008 09.05 am, Kelapa Gading, Jakarta Utara

"Haloooooo... kami mau lihat si kecil... katanya sekarang udah punya jagoan.. kapan lahirnya?". "Iya, kemaren pagi, Alhamdulillah.. sekarang udah punya jagoan 1!" Senyum sang ibu dan ayah baru itu mengembang, bahagia.

 

Tafakur!

Dunia.  Diciptakan Allah penuh dengan keindahan dan pesonanya.  Ada kebahagiaan, ada kesedihan.  Ada kelahiran dan ada kematian.  Yang datang dan yang pergi berlalu setiap hari.  Tanpa kita mengerti dan tahu arti terdalam dari semua ini.

Dunia hanya panggung sandiwara, kata Akhmad Albar, ceritanya mudah berubah! Ya, Sang Maha Pengatur telah memberikan skenario masing-masing untuk kita jalani.  Para pemain harus penuh konsentrasi memainkan peranannya, jika memang ingin mendapatkan piala, surga!

Lalu, skenario apa yang disodorkan kepada kita? Apa kita bisa tahu? Terkadang kita tidak tahu dan tidak dapat mengerti tentang skenario yang diberikan.  "Kenapa musti Saya yang mengalami kesedihan?", "Kenapa harus saya yang mengalami musibah ini?". Lho? Lantas siapa? Orang lain? Jadi kalau bukan saya harus orang lain yang mengalami musibah? Nah!

Huud : 7. Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): "Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati", niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: "Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata."

Al Maidah : 48. Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,

Al-Maidah : 94. Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya Allah akan menguji kamu dengan sesuatu dari binatang buruan yang mudah didapat oleh tangan dan tombakmu supaya Allah mengetahui orang yang takut kepada-Nya, biarpun ia tidak dapat melihat-Nya. Barang siapa yang melanggar batas sesudah itu, maka baginya azab yang pedih.

AL 'ANKABUUT
SURAT KE 29

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
COBAAN ITU ADALAH UKURAN BAGI SEMPURNA ATAU TIDAKNYA IMAN SESEORANG
Cobaan itu adalah perlu!

2. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?  

3. Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

Jadi, siapkah kita untuk lulus dari ujian-ujian yang diberikan Sang Pencipta?

May 10, 2008

Ciri-ciri Mendekati Mati

Co pas dari http://selaksapelangi.multiply.com/journal/item/37/Mendekati_Kematian

Tanda-tanda mati :

100 hari : Seluruh badan rasa bergegar.
60 hari : Pusat rasa bergerak-gerak.
40 hari : Daun dengan nama orang yang akan mati di arash akan jatuh dan malaikat maut pun datang kepada orang dengan nama tersebut lalu akan mendampinginya sehingga saat kematiannya.

Kadang-kadang orang yang akan mati itu akan merasa atau nampak kehadiran malaikat maut tersebut dan akan sering kelihatan seperti sedang rungsing.

7 hari : Mengidam makanan.
5 hari : Anak lidah bergerak-gerak.
3 hari : Bahagian tengah di dahi bergerak-gerak.
2 hari : Seluruh dahi rasa bergerak-gerak.
1 hari : Terasa bahagian ubun bergerak-gerak di antara waktu subuh dan asar.

Saat akhir : Terasa sejuk dari bahagian pusat hingga ke tulang solbi (di bagian belakang badan) Seelok-eloknya bila sudah merasa tanda yang akhir sekali, mengucap dalam keadaan qiam dan jangan lagi bercakap-cakap.
Untuk pengetahuan semua, pada hari ke-44 air mani lelaki dan telur wanita bercantum, Allah s.w.t. telah mencampurkan sekali tanah yang akan menjadi kubur kita nanti.

January 28, 2008

Nasehat yang Diam saja, MATI.

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam syurga maka sesungguhnya ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (Ali Imran : 185)

Makam jenazah mantan Presiden Soeharto.

Kematian ternyata sangat dekat dengan kita, tapi sering kita lupa. Lupa atau tidak mau tahu, atau berusaha untuk tidak mengingat apa itu mati. Apa yang terjadi setelah mati.

Kita lupa bahwa nabi meninggalkan 2 nasihat, yang pertama adalah nasehat yang bisa berbicara, yaitu Al Quran. Dan yang kedua, adalah nasehat yang diaaaam saja, mati.

Karena nasihat ini diam, tidak pernah berkata-kata. Tidak pernah melongok. Kita jadi lupa. Lupa dengan indahnya dunia, ya : dijadikan indah dalam pandangan manusia semua kenikmatan hidup di dunia. Keindahan yang membuat kita lupa, bahwa semua itu hanya fana.

Bahwa keindahakan itu hanya sementara, bahwa hidup itu sebentar saja. Bahkan sebelum kita sempat sadar, ternyata hidup telah berakhir.

Semoga kita bisa mengisi arti hidup ini, yang sangat singkat ini.

Hidup sesudah mati, begitu banyak kata-kata, hadits mengenai kematian dipaparkan. Tapi begitu banyak juga kita yang ingkar.

Begitu banyak kematian setiap harinya mengelilingi kita. Yang kaya, yang berkuasa, yang miskin, yang bukan siapa-siapa. semuanya mati. Tapi kita buta, tidak melihat dengan mata hati.

Semoga setiap kejadian yang diberikan oleh Allah menjadikan kita belajar tentang hidup. amin.

January 17, 2008

KEMATIAN


Ada satu hal yang sangat penting yang harus dipikirkan semua orang: Kematiannya sendiri. Kebanyakan orang tidak mau memikirkan kematiannya. Mereka tidak berharap kematiannya datang ketika umurnya di dunia belum lama. Akan tetapi kematian itu dekat.

Selama Anda membaca tulisan ini, sekitar 6000 orang di seluruh dunia meninggal. Manusia tidak memperhatikan kematiannya sehari-hari. Kematian hanya digunakan untuk memperindah cerita di film dan televise. Namun kematian pastilah akan mendatangi setiap orang. Inilah takdir terhadap kehidupan dunia

Miliaran orang hidup cukup lama dan kemudian mati. Setiap kerangka yang anda lihat adalah sosok seperti anda, dengan idealisme, keluarga dan harapan akan masa depan. Kini semua hanya tinggal belulang yang dipamerkan di museum. Tak satu orang pun yang hidup ribuan tahun lalu ditemukan masih hidup sekarang.

Ribuan tahun kedepan, semua orang yang sedang Anda lihat sekarang pastilah akan mati. Dan tak hanya mereka, tapi semua orang yang Anda kenal, suka atau tidak suka, termasuk Anda sendiri, juga akan mati.. Karena setiap waktu yang Anda habiskan sebenarnya mambawa Anda lebih dekat pada kematian.

Waktu yang dipahami sekarang sesungguhnya adalah penghitungan mundur waktu kematian manusia. Bahkan, kematian sudah ditakdirkan berapa hari lagi, berapa jam lagi, atau bahkan beberapa menit lagi setelah Anda membaca tulisan ini.

Dan waktu yang tersisa semakin mendekati titik nol. Dan akhirnya, waktu yang dijanjikan pun datang, dan penghitungan mundur pun berakhir . Jantung Anda, yang telah berdetak bertahun-tahun, berhenti berdetak. Dan Anda akan menghirup nafas terakhir. Dan kematian membawa Anda pergi, tubuh Anda mulai terasa dingin. Suhu tubuh turun drastis, dan kematian mengiringinya.

Kita harus ingat bahwa dengan kematian, manusia memasuki kehidupan sesungguhnya, kehidupan yang abadi. Setiap manusia akan dihidupkan kembali setelah mati dan menghitung amalnya di hadapan Allah. Siapa saja yang beriman pada-Nya dengan sepenuh hati selama hidupnya di dunia, yang mengabdi pada-Nya dan bertobat atas dosanya akan mendapat balasan berupa kehidupan abadi di syurga. Tapi mereka yang mengharapkan kehidupan dunia dibandingakan ridho Allah dan hari akhir maka akan mendapat balasan berupa siksaan yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Maka dari itu, manusia harus berusaha agar terhindar dari tipu daya kehidupan duniawi yang bersifat sementara. Tak ada satupun keindahan di dunia kecuali semua akan berakhir. Tinggallah sebuah makna.

Tujuan hidup manusia sesungguhnya adalah menghamba pada Allah, yang telah menciptakan dan memberikan berkah, dan mencari ridhoNya. Manusia harus tahu bahwa segala yang ada di dunia bersifat sementara. Hanya Allah lah yang kekal. Dalam sebuah ayat, Allah menjelaskan tentang kehidupan dunia sebagai berikut:


Semua yang ada di bumi itu akan binasa; tapi Dzat Tuhanmu akan tetap kekal, yang mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan. (QS 55: 26-27)


Sumber : Harun Yahya. Berpikirlah Sejak Anda Bangun Tidur

December 28, 2007

Mati Syahid?

http://www.harrywalker.com/speakers_template.cfm?SPEA_ID=Benazir Bhutto, mantan PM Pakistan, tewas tanggal 27 Des 2007 setelah melalui banyak perjuangan dan rintangan. Saya jadi tergelitik untuk mengetahui bagaimana sesungguhnya mati syahid itu. Benazir Bhutto was assassinated Thursda, Dec. 27, 2007 in a suicide attack that also killed at least 20 others at the end of a campaign rally,

Kematian bagi muslimin jika ia terjebak dalam musibah adalah syahid, sebagaimana sabda Nabi saw : “kelompok yg mati syahid adalah mereka yg wafat tenggelam (termasuk banjir), terbakar, terkena rerobohan (longsor), terbunuh (dibunuh, kecelakaan lalu lintas), sakit dibagian perutnya (yaitu meninggal karena penyakit yg diantara leher hingga bawah perut, seperti ginjal, jantung, liver, lambung, paru paru), dan mereka yg wafat di jalan Allah” (shahihain Bukhari dan Muslim).
Sampai disini kita fahami bahwa kematian bagi mereka diatas adalah rahmat Nya swt karena mereka digolongkan para syuhada, walaupun di dunia dihukumi tetap sebagai jenazah biasa, yaitu dishalatkan, dimandikan dll, namun di akhirat mereka bersama syuhada. Tak ada hisab bagi mereka kelak, langsung menuju sorga Allah swt.
Tidak ada azab dalam ummat Muhammad saw, karena bagi mereka hanyalah Rahmat Nya swt, dan dunia bagi kita adalah tempat beramal dan bukan tempat pembalasan, dan tempat pembalasan adalah setelah kematian dan di hari kiamat.
A supporter of Pakistan former Prime Minister Benazir Bhutto mourns deaths of his colleagues after a suicide attack in Rawalpindi, Pakistan, Thursday, Dec. 27, 2007.  Bhutto was assassinated Thursday in the attack that also killed at least 20 others during  a campaign rally, aides said. (AP Photo/B.K.Bangash)Wafat dalam musibah tentunya keberuntungan besar sebagaimana hadits diatas, dan bagi mereka yg hidup itu adalah penghapusan dosa, sebagaimana sabda Rasul saw bahwa semua musibah yg menimpa ummat beliau adalah penghapusan dosa, maka bertanya Aisyah ra Ummulmukminin : Lalu kalau kita tertusuk duri itu apakah juga ada penghapusan dosanya?, Rasul saw menjawab : “Betul, bahkan gundah dihati pun merupakan penghapusan dosa” (Shahihain Bukhari dan Muslim).
Bahkan dalam riwayat lain Rasul saw bersabda : “Tiada henti hentinya musibah menimpa seorang muslim atau muslimah, pada dirinya, pada hartanya, pada keluarganya, hingga ia menemui Allah swt kelak tak membawa dosa sedikitpun.
Dalam riwayat lainnya dijelaskan bahwa musibah mengangkat derajat kita, maka demikian kasih sayang Nya Allah swt yg mengangkat derajat Hamba hamba Nya swt tanpa mereka sadari.
Mengenai orang shalih atau bukan shalih, selama ia muslim dan tidak dalam keadaan mabuk, dan tidak pula sedang niat berbuat jahat maka bila ia wafat kecelakaan atau dibunuh maka ia wafat sebagai syahid sebagaimana hadits diatas.
Dari : http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&Itemid=28&func=view&id=4014&catid=7〈=en

Dari Said Ibnu Zaid Radliyallaahu 'anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Barangsiapa terbunuh karena membela hartanya, ia mati syahid." Riwayat Imam Empat. Hadits shahih menurut Tirmidzi.

Orang yang tewas melindungi keselamatan hartanya mati syahid dan yang membela (kehormatan) keluarganya mati syahid dan membela dirinya (kehormatan dan jiwanya) juga mati syahid. (HR. Ahmad)

bhutto APA YG DIDAPAT ORANG YANG MATI SYAHID?

Seorang yang mati syahid dapat memberi syafaat bagi tujuh puluh anggota keluarganya. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Apa yang dirasakan seorang syahid yang terbunuh adalah seperti yang dirasakan seorang dari cubitan (gigitan serangga). (Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Para syuhada di lembah (tepi) sungai dekat pintu surga dalam bangunan berkubah berwarna hijau. Rezeki mereka datang dari surga setiap pagi dan petang. (HR. Al Hakim dan Ahmad)

Seorang yang mati syahid diberi enam perkara pada saat tetesan darah pertama mengalir dari tubuhnya: semua dosanya diampuni (tertebus), diperlihatkan tempatnya di surga, dikawinkan dengan bidadari, diamankan dari kesusahan kedahsyatan yang besar (pada hari kiamat), diselamatkan dari siksa kubur dan dihiasi dengan pakaian keimanan. (HR. Bukhari)