Search This Blog

Loading...

September 1, 2008

Minta Maaf Menjelang Ramadhan

 

images Setiap memasuki Ramadhan hampir bisa dipastikan bahwa SMS tentang maaf lahir bathin menjadi tren.  Mungkin ini dikarenakan hadits berikut :

"Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:
- Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada)
- Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami istri;
- Tidak berma'afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.
Maka Rasulullah pun mengatakan "Amiin" sebanyak 3 kali.

Hadis tersebut di atas tidak ada di kitab-kitab hadis mu`tabar, atau laa ashla lahu, kesimpulannya kemungkinan besar maudhu (palsu). hadits yang mirip matannya dan derajatnya hasan atau shahih li ghairihi menurut para ulama adalah hadis di bawah ini :
عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم صعد المنبر فقال آمين آمين آمين
قيل يا رسول الله إنك صعدت المنبر فقلت آمين آمين آمين فقال إن جبريل عليه السلام أتاني فقال من أدرك شهر رمضان فلم يغفر له فدخل النار فأبعده الله
قل آمين فقلت آمين ومن أدرك أبويه أو أحدهما فلم يبرهما فمات فدخل النار فأبعده الله قل آمين فقلت آمين ومن ذكرت عنده فلم يصل عليك فمات فدخل النار فأبعده الله
قل آمين فقلت آمين
رواه ابن خزيمة وابن حبان في صحيحه واللفظ له
Abu Hurayrah ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. naik ke atas mimbar seraya mengucap, “Amin, Amin, Amin.” Lalu ada yang bertanya kepada beliau, “Wahai Rasulullah, engkau naik mimbar sambil mengucap, ‘Amin, Amin, Amin.’” Beliau menjawab, “jibril datang kepadaku dengan berkata, ‘Siapa yang memasuki Ramadhan tanpa mendapatkan ampunan dan masuk neraka semoga Allah menjauhkannya. Ucapkanlah, ‘Amin,’ Maka akupun mengucap, Amin.” Siapa yang hidup bersama kedua orang tuanya atau salah satunya tapi tidak berbakti kepada mereka hingga mati dan masuk neraka, semoga Allah menjauhkannya, ucapkanlah, ‘Amin.’ Maka, akupun mengucap Amin. Kemudian orang ketika namamu disebut tidak mengucapkan salawat padamu dan meninggal hingga masuk neraka, semoga Allah menjauhkannya, ucapkanlah , ‘Amin.’ Akupun mengucap amin.” (disebutkan di kitab al adabul mufrad karya Imam Bukhari")

Tapi sebetulnya untuk maaf maafan tidak ada salahnya, positif positif saja kok, hanya saja kita tidak harus / wajib melakukannya seperti hadits yang disebutkan pertama tadi.

No comments:

Post a Comment